Sebagai baterai asam timbal Seiring bertambahnya usia, kemampuan mereka secara bertahap menurun. EverExceed , sebagai penyedia layanan profesional global solusi penyimpanan energi , telah lama berfokus pada peningkatan kinerja baterai dan memperpanjang masa pakainya. Memahami mekanisme penuaan internal membantu pengguna mengoperasikan dan memelihara baterai mereka dengan lebih efektif.
1. Pelunakan dan Pelepasan Material Aktif Pelat Positif
Pelat positif baterai asam timbal menggunakan timbal dioksida (PbO₂) sebagai bahan aktifnya. Selama siklus pengisian dan pengosongan jangka panjang, struktur kristal secara bertahap mengendur dan melunak. Akhirnya, sebagian bahan aktif terlepas dari kisi-kisi dan menumpuk di bagian bawah baterai. Kehilangan ini secara langsung mengurangi jumlah bahan yang berpartisipasi dalam reaksi elektrokimia, sehingga mengakibatkan penurunan kapasitas yang dapat digunakan secara signifikan.
2. Sulfasi Tak Dapat Dipulihkan pada Pelat Negatif
Selama proses pengosongan daya, pelat negatif membentuk timbal sulfat (PbSO₄). Dalam kondisi pengisian daya yang normal, PbSO₄ akan kembali menjadi timbal (Pb). Namun, pengisian daya yang kurang sering, pengosongan daya yang berlebihan, atau interval penyimpanan yang lama menyebabkan terbentuknya kristal sulfat yang besar dan mengeras. Kristal-kristal ini tidak dapat dihilangkan melalui pengisian daya secara teratur, sehingga menghalangi permukaan pelat negatif dan mencegah pertukaran ion yang efektif—yang pada akhirnya menyebabkan hilangnya kapasitas secara signifikan. Teknologi pengisian daya yang dioptimalkan dari EverExceed membantu mengurangi risiko sulfasi tersebut.
3. Kehilangan dan Kerusakan Elektrolit
Baterai asam timbal menggunakan asam sulfat dan air sebagai elektrolit. Seiring waktu, air menguap karena elektrolisis selama pengisian daya, menyebabkan konsentrasi elektrolit meningkat. Konsentrasi elektrolit yang tinggi mempercepat korosi grid dan mengurangi konduktivitas, yang berdampak negatif pada kinerja baterai. Baterai asam timbal teregulasi katup (VRLA) EverExceed dirancang untuk meminimalkan kehilangan air dan menjaga stabilitas elektrolit.
4. Korosi dan Deformasi Jaringan
Kisi-kisi di dalam pelat menopang material aktif dan memungkinkan konduksi arus. Paparan elektrolit asam dalam waktu lama menyebabkan kisi-kisi teroksidasi, menipis, atau bahkan patah. Seiring melemahnya integritas struktural, aliran arus menjadi terbatas, dan material aktif kehilangan dukungan—menyebabkan penurunan kapasitas secara bertahap. Paduan kisi tahan korosi yang ditingkatkan dari EverExceed secara signifikan meningkatkan daya tahan jangka panjang.
5. Degradasi Separator dan Korsleting Internal
Pemisah mencegah pelat positif dan negatif saling bersentuhan. Seiring penggunaan yang lama, pemisah dapat menua, mengeras, atau mengembangkan pori-pori karena panas, getaran, atau korosi elektrolit. Begitu pemisah rusak, korsleting internal terjadi, mempercepat penuaan baterai dan menyebabkan hilangnya kapasitas dengan cepat. EverExceed menggunakan pemisah berkinerja tinggi untuk memastikan pengoperasian yang lebih aman dan andal selama masa pakai baterai.
Kesimpulan
Penurunan kapasitas baterai asam timbal merupakan hasil dari perubahan elektrokimia dan struktural yang kompleks. EverExceed tetap berkomitmen untuk menghadirkan teknologi baterai canggih—membantu pengguna mencapai masa pakai yang lebih lama, keandalan yang lebih tinggi, dan kinerja yang stabil di berbagai aplikasi penting seperti UPS, telekomunikasi, dan sistem cadangan daya.
Kategori
terkini postingan
Pindai ke wechat:everexceed
